Sabtu, Mei 15, 2021

Pentingnya Berpikir Secara Open Minded

Dajal Tanda Kiamat, Meik*rt* Tanda Akan Ngekos Di Negeri Sendiri

Coba perhatikan dengan seksama kemajuan di negeri ini. Adakah kita punya segala yang indah-indah itu? Beberapa dari kita membusungkan dada, dan berkata; aku adalah...

Mengintip Tingkah Generasi Milenialls di Film My Generation

Tak salah bila menyebut masa remaja menjadi saat menyenangkan dalam hidup. Bila dirunut, sejak tayang Ada Apa dengan Cinta pada 2002 film yang mengangkat...

Ancaman Islam Fundamentalis di Indonesia

Islam Fundamentalis merupakan penyakit yang melanda tubuh Agama Islam di berbagai belahan dunia, termasuk negara-negara yang mayoritas dihuni oleh penduduk beragama Islam. Secara umum,...

Melawan RUU Cipta Kerja

RUU Cipta Kerja atau yang sering diplesetkan menjadi Cikar, sebagai suatu proyeksi tentang kebijakan yang sifatnya eksploitatif. Sebagaimana Cikar yang dikendalikan oleh penunggang, sapi-sapi...
Danang Estutomoaji
Mahasiswa Sistem Informasi yang hobi bermusik, menulis, mengikuti perkembangan teknologi dan politik

Kita sejatinya sebagai manusia pasti memiliki pikiran yang masing-masing berbeda cara berpikirnya. Namun, tahukah seperti apa pikiran yang Open Minded itu?

Open Minded (pikiran terbuka) adalah ketika anda tahu bahwa anda benar, tetapi anda juga tahu anda bisa saja salah dan mau untuk mendengar opini atau sudut pandang orang lain yang berbeda maupun yang tidak sesuai dengan pemikiran anda.

Pernah tidak anda bicara dengan orang lain atau diskusi perihal satu topik yang menurut anda biasa saja, tapi buat orang lain sendiri itu merupakan hal yang aneh. Contoh, beberapa waktu lalu saya berbicara kepada beberapa kerabat saya tentang ‘Peneliti Jepang berhasil membuat makanan yang berbahan dasar kotoran manusia’.

Sontak kerabat saya memberikan respon yang jijik, geli, bahkan ada yang meminta saya untuk mengganti topik bahasan karena saat itu kebetulan dia juga sedang makan.

Padahal alasan mengapa dibuat makanan dari bahan dasar tersebut karena masalah penumpukan lumpur dari limbah kotoran pada selokan meskipun sebagian besar dari limbah tersebut telah dialirkan ke laut.

Hal ini yang membuat pemerintah Jepang harus mempunyai solusi dan melakukan terobosan baru. Negara Jepang telah memikirkan bagaimana jalan untuk mengatasi kekurangan bahan pangan yang terjadi untuk masa mendatang. Untuk itu, Jepang melakukan terobosan baru untuk menanggulangi kedua masalah tersebut.

Dalam proses pembuatannya, Mitsuyuki Ikeda, Ilmuwan dari Okayama Laboratory yakin kotoan manusia bisa diolah menjadi makanan. Dia menjelaskan banyak isi kandungan protein dan vitamin yang baik di dalam kotoran manusia yang bisa dimanfaatkan.

Penelitannya menjelaskan bahwa lumpur kotoran dari manusia mengandung banyak zat-zat yang bagus untuk kesehatan tubuh. Kandungan tersebut terdiri dari 63% protein, 25% karbohidrat, 3% vitamin, dan 9% mineral. Makanan yang berupa steak daging buatan ini memiliki rasa yang mirip sehingga konsumen tidak akan menyadari bahwa steak tersebut berasal dari kotoran.

Memang untuk menjadi orang yang berpikiran terbuka terkadang terasa susah. Menampung berbagai macam bentuk pemikiran orang lain baik itu pemikiran yang sama maupun berbeda. Akan susah untuk menampung ide – ide yang berbeda apalagi jika ide itu bertolak belakang dengan ide kita.

Open Minded sering kali menjadi salah satu karakteristik orang yang dianggap bijaksana atau dewasa secara pemikiran. Karenanya jika ditanya soal kepridadiannya, banyak orang yang mengaku memiliki pribadi Open Minded. Padahal Open Minded tidak bisa semudah itu dinilai dan ada tanda-tanda khususnya antara lain:

  1. Tidak pernah mengatakan bahwa dirinya seorang yang Open Minded, berpikir secara terbuka     artinya paham bahwa ada banyak orang dengan banyak segala macam pemikirannya, termasuk orang-orang yang tidak bisa menerima suatu hal secara positif. Jika anda tidak cukup santai dengan fakta itu, berarti anda bukan orang yang Open Minded. Apalagi kalau sampai anda membutuhkan pengakuan dengan mengatakannya secara berulang kali.
  2. Tidak dengan mudah menilai dan menyimpulkan segala sesuatu begitu saja, inilah inti dari Open Minded, melihat dari berbagai kemungkinan dan segala hal melalui sudut pandang, bukan dari sudut pandang anda sendiri saja. Oleh karena itu, anda kemudian bertindak sesuai “benang merah” dari berbagai sudut pandang tersebut.
  3. Tidak dengan mudah terpengaruh apa kata orang lain, apapun yang orang katakan tentang sesuatu, anda tidak akan menerimanya begitu saja, tapi anda tampung semuanya terlebih dahulu. Lalu anda akan mencari pendapat dari sudut pandang lain dan menjadikan itu semua sebagai sebuah hasil informasi. Bila anda seperti itu kecil kemungkinan anda termakan hoaks.
  4. Tidak menyukai sesuatu dan membencinya secara berlebihan, karena anda adalah orang yang terbuka dengan segala berbagai kemungkinan. Anda percaya bahwa ada kemungkinan sedikit kebaikan di dalam banyaknya keburukan dan ada kemungkinan sedikit keburukan di dalam banyaknya kebaikan. Jadi misalnya ada sebuah informasi terbukti bahwa ada hal buruk dari apa yang anda sukai ataupun sebaliknya ada hal baik dari apa yang anda benci, anda tidak akan menyangkal dan akan menerimanya. Contohnya, jika tokoh idola yang anda idam-idamkan ternyata melakukan tindak kejahatan atau negatif.
  5. Cenderung objektif terutama yang menyangkut kepentingan bersama, anda tidak memandang siapa yang mengatakan atau terlibat ataupun dari golongan mana dia berasal. Bagi anda data apapun adalah informasi selama bisa dipertanggungjawabkan. Anda rela menghabiskan lebih banyak waktu untuk riset dan diskusi untuk bisa mengajukan solusi atau masukan demi terwujudnya kepentingan bersama.
  6. Tidak terlalu pesimis dan optimis juga dalam benak anda, Diluar dari bahasan hal yang religius, anda akan terbuka dengan segala kemungkinan yang ada dan tidak mengontrol pikiran anda hanya berdasarkan ilmu atau pengalaman anda sendiri. Anda akan bisa mewadahi ide dan masukan orang lain seperti apapun, tanpa berkomentar yang menjatuhkan terhadap orang tersebut.

Bila anda sudah berpikir sama dengan hal diatas, itu tandanya anda sudah berpikir secara Open Minded. Anda lebih bisa melepaskan kontrol, merasakan perubahan, memperkuat diri, semakin percaya diri dan menjadi sosok yang lebih jujur.

Danang Estutomoaji
Mahasiswa Sistem Informasi yang hobi bermusik, menulis, mengikuti perkembangan teknologi dan politik
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Daud Sang Raja Kontroversial

Daud Bin Isai Raja kedua sekaligus paling terkenal dari Kerajaan Israel merupakan kombinasi yang unik antara hero dan anti hero. Dia dipuja sepanjang zaman...

OSINT, Jurnalisme Investigatif, dan Demokrasi

Pada Oktober 2020 lalu, NarasiTV mengunggah video berdurasi kurang lebih 10 menit yang menggemparkan media sosial. Video itu mencoba menguraikan kejadian pembakaran Halte Sarinah...

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Perjuangan Dibalik Sosok dalam Uang Pecahan Rp.10.000

Dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu menggunakan uang sebagai alat transaksi ketika belanja dan membeli barang di pasar.  Memang bukanlah suatu hal yang baru lagi...

Merambah Jalan Demokrasi

Iklim budaya di Indonesia menjadi cuaca yang sangat ekstream, kita tidak pernah menyangkal bahwa kita sedang mengalami kebinggungan besar bagaimana memutar kipas demokrasi ini....

ARTIKEL TERPOPULER

Inilah Pelanggaran EPI yang Banyak Kita Jumpai di Jalan

Iklan saat ini merupakan satu hal yang tidak bisa kita hindari dalam kedihupan sehari-hari. Periklanan sendiri sudah merupakan kegiatan pokok setiap orang yang ingin...

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Enzo Allie dalam Polemik Denny Siregar dan Birgaldo Sinaga

Baru-baru ini media sosial kita diramaikan dengan kehadiran sosok pemuda blasteran Indonesia-Perancis yang mendaftar sebagai taruna akademi militer (Akmil). Pada awalnya, pemuda bernama Enzo Allie...

Umat Kristiani Bukan Nashara [Kaum Nasrani]

Dalam bahasa Arab, kata "nashara" merupakan bentuk jamak dari "nashrani". Sebutan "umat Nasrani" secara salah-kaprah digunakan untuk merujuk pada umat Kristiani, penganut agama Kristen....

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.