Minggu, Juli 14, 2024

Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) di Bidang Otomotif

Khafid Nur Ilyas
Khafid Nur Ilyas
Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang

Pada era sekarang banyak berbagai perusahaan yang mulai mengembangkan berbagai teknologi yang sangat brilian dan juga sangat berpengaruh dalam kemajuan kehidupan. Teknologi yang bisa merealisasikannya adalah kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI).

Secara umum yang dimaksud sistem cerdas adalah, sebuah sistem yang mampu berperilaku seperti halnya fikiran manusia yang mampu belajar dan menentukan langkah kerja yang optimum berdasarkan informasi yang dikumpulkannya. Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence merupakan salah satu bidang ilmu komputer yang mempunyai peran penting di masa era digital saat ini berkembang.

Penerapan Artificial Intelligence pada saat ini yang sudah saya tahu cukup besar, contohnya,sistem kontrol gerak flap otomatis pesawat n219 pada saat landing berbasis fuzzy logic, perancangan dan pembuatan sistem penyalaan lampu otomatis dalam ruangan berbasis arduino menggunakan sensor gerak dan sensor cahaya.

Penerapan kecerdasan buatan otomotif pada flap pesawat dapat dijalankan secara otomatis meski terdapat kekurangan yang di dapat oleh sensor tidak terlalu akurat. Dengan adanya GPS dan barometer sehingga dapat mengetahui kecepatan dan ketinggian pesawat ketika landing. Ketika mode landing ON maka flap pesawat akan otomatis berubah menjadi 30 derajat ketika approach dan menjadi 40 derajat ketika ketinggian di bwah 50ft dan kecepatan 110. ‘

Penerapan lainnya dengan adanya pengendali lampu otomatis ini, pemborosan arus listrik yang terjadi akibat kelalaian manusia dapat dikurangi. Karena system ini bekerja dengan menggunakan sensor cahaya LDR yang dapat bekerja sesuai dengan intensitas cahaya, dan sensor gerak PIR yang dapat bekerja sesuai dengan gerakan manusia didalam ruangan. PC atau komputer dapat juga digunakan untuk menghidup dan mematikan lampu tanpa harus memperhatikan fungsi dari sensor cahaya dan sensor gerak.

Komputer juga berfungsi sebgai penampil informasi dari rangkaian ini, misalnya komputer dapat menampilkan apakah lampu dalam ruangan ruangan dalam keadaan hidup atau mati.  Sensor pendeteksi gerakan manusia yang digunakan mampu mendeteksi gerakan sejauh 4 meter dan dengan sudut 35 o.

Sensor piximity infrared dapat langsung membaca waktu saat benda jatuh melewati sensor1 dan akan berhenti di sensor 2, dan waktu yang dihasilkan sudah dapat dikatakan akurat karena nilai waktu yang dibaca oleh sensor dan nilai waktu dihitung secara manual sama dan jika tidak sama nilainya sudah mendekati nilai menghitung secara manual.

Waktu yang diperlukan benda saat jatuh bebas pada ketinggian 45 cm dengan t = t Arduino t manual (0,3 0,3), ketinggian 55 cm dengan t = (0,32 0,33), ketinggian 65 cm dengan t = (0,35 0,36), ketinggian 75 cm dengan t = (0,38 0,39), ketinggian 85 cm dengan t = (0,40 0,41). b. Dengan menggunakan sensor dan LCD dapat langsung menampilkan nilai kecepatan tanpa harus mencari secara manual. Dan nilai yang ditampilkan di LCD sama hasilnya dengan dicari secara manual, jika nilai t yang didaptkan sebalumnya antara Arduino dan manual sama.

  1. Rangkaian yang telah dibuat sebelumnya dapat diminimalis dengan menggunakan Mikrokontroler ATmega 328 dan pengaturan sensornya dapat diatur melalui koding program yang disesuaikan dengan intensitas kondisi di lapangan.
  2. Perancangan sistem Penerangan Lampu Otomatis dengan pengendali utama Arduino berperan penting untuk mengontrol sensor PIR dan sensor LDR yang terhubung dengan Relay.
  3. Sensor PIR yang mendeteksi gerakan tubuh manusia dapat memberikan inputan kepada Arduino dan diteruskan pada Relay yang akan menghidupkan lampu.
  4. Sensor LDR yang mendeteksi intensitas cahaya lebih dari jumlah yang ditentukan, maka Sensor LDR akan otomatis menyalakan lampu pada teras rumah. Setelah melakukan perancangan mekanik self balance scooter didapat hasil mekanika yang belum sempurna. Pemakaian rantai pada mekanika self balance scooter kurang baik, sehingga menghambat percobaan yang telah dilakukan. Beban mekanika mencapai 44 kg sehingga motor dc yang dipakai harus mempunya torsi yang besar. * Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, didapat parameter PID adalah Kp:8,Ki:3,Kd:6.

Dengan penerapan kecerdasan buatan di bidang otomotif sangat membantu kehidupan manusia sehari- hari baik dalam skala kecil maupun besar.mengurangi kelalaia manusia, tenaga manusia, membantu dan mempercepat manusia dalam melakukan aktifitas hidupnya

Khafid Nur Ilyas
Khafid Nur Ilyas
Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.