Jumat, Juni 18, 2021

No Pain No Crown

Aturan Sumbang BPJS Kesehatan

Bagai petir di tengah hari, kenaikan iuran BPJS Kesehatan tampaknya membuka kembali mata kita ihwal pil pahit kebijakan publik yang tak populis. Alih-alih memberikan...

Demokratisasi Myanmar, Kemajuan atau Ancaman?

Awal tahun 2021 ini tepatnya pada bulan februari, dunia internasional kembali panas dengan konflik politik internal di Myanmar. Negara yang pada awalnya bernama Burma...

Jalan Panjang Kebenaran dan Rekonsiliasi di Aceh

Tepat tanggal 24 Oktober 2017 yang lalu, Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh berusia satu tahun. Komisi ini dibentuk berdasarkan mandate qanun no 17...

Lonjakan Kasus KDRT di Tengah PSBB

Pandemi Covid-1919 memaksa masyarakat berkegiatan di rumah dengan harapan mereka dapat terhindar dari penyakit yang bisa menimpanya. Asumsinya, rumah merupakan tempat yang paling aman...
Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known

NO PAIN NO CROWN : Sisi Lain Libido Hedonisme Para Pekerja Mimbar (Sebutan Bagi Para Pengkotbah Theologia Kemakmuran )

NO PAIN NO CROWN : Banyak Kotbah – Kotbah “Pie in Heaven After You Die” Bertebaran dimana-mana, dan sudah menjadi sebuah Simpthon umum bahwa kotbah – Kotbah Hedonis, Prosperity – dikumandangkan dari Mimbar-mimbar Gereja, sementara disisi lain Alkitab menekaknkan Bahwa Kekristenan itu identik dengan “Darah, Api, Pedang” itu Benang Merahnya, seperti tidak adanya rasa Bersalah bagi yg menyuarakannya, dan Yang menerimanya juga Menikmatinya, – jika Kondisoi seperti di Mosul iraq terjadi pada kita dan dalam kondisi kekinian Negara kita, seperti apa dampak dan Aplikasi serta buah (karpos) dari Pemberitaan acak Kadut dari para Pdt Koplak tersebut ! Hasilnya bisa ditebak dengan cepat (quickcount) Persentase MURTAD banyak dan orang Kristen anak Tuhan Menjadi Korban Dari Mimbar Gereja – Nah Berikut Sebuah Homily singkat tentang Makna Penderitaan (baca : Proses) bagi Tata Laksana Kehidupan Kita – Silakan Simak dan Jadilah Orang-orang Yang (Pronimos = bijaksana ) Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai (Ibrani 12:11) Kawan ! Penderitaan dapat membawa kita pada kehidupan yang lebih dalam dan penuh bila kita terima dengan kesabaran dan kerendahan hati. “Sebelum aku tertindas, aku menyimpang,” tulis Daud, “tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu” (Mazmur 119:67). 

Dan lagi, “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu” (ayat 71). Penderitaan bukanlah penghambat pertumbuhan rohani kita. Sebaliknya, penderitaan justru dapat menjadi jalan pertumbuhan rohani. Jika kita mengizinkan penderitaan melatih kita, maka kita dapat lebih dekat kepada Allah dan firman-Nya. Kerap kali, melalui penderitaan, Bapa membentuk kita dengan penuh kasih supaya menyerupai Putra-Nya, dan perlahan-lahan memberi kita keberanian, belas kasih, kepenuhan, dan ketenangan seperti yang kita rindukan dan doakan. Tanpa penderitaan, Allah tidak dapat menyelesaikan semua yang ingin Dia kerjakan di dalam dan melalui kita. 

Apakah anda diajar oleh allah melalui penderitaan dan rasa sakit? Dengan kasih karunia-nya, anda dapat bertahan untuk melakukan perintah-nya dengan sabar (2Korintus 12:9). Dia dapat membuat pencobaan menjadi berkat dan memakainya untuk membawa anda ke dalam hati dan firman-nya. Dia pun dapat memberi anda pengajaran untuk anda pelajari, serta memberi kedamaian-nya di tengah-tengah kesukaran anda. 

Alkitab berkata, “Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan” (Yakobus 1:2). Allah sedang membentuk Anda lebih dari yang dapat Anda bayangkan 

Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Manifesto Arsip Bagi Pengelolaan Cagar Budaya

Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam peninggalan sejarah, mengingat eksistensi terhadap banyaknya kerajaan-kerajaan yang pernah bertahta di bumi nusantara. Selain menjadi negara yang terkenal...

Setelah Sayyid Syarief Mengenolkan Diri

Syariefhans tampil di mimbar dengan gagah dan perlente. Ia mengenakan kemeja hijau tua, dengan lengan panjang yang dikancing rapi. Ketampanan dan kulit putihnya membuat...

Viral, BTS Meal di Tengah Pandemi

BTS Meal adalah menu yang dihasilkan dari kolaborasi antara McDonal dengan Boyband Grup BTS, Korea Selatan. McDonald didirikan pada tahun 1940 oleh Richard dan...

Meluruskan Kasus Takmir Melarang Salat Bermasker di Masjid

Ramai menjadi perbincangan publik saat video berdurasi 2 menit sekian memperlihatkan “brutal”-nya ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Amanah, Jalan Kampung, Tanah Apit, RT...

Radikalisme, Anak Muda dan Pendidikan Tinggi: Antisipasi, Respon dan Kebijakan

Ekstrimisme dan radikalisme nampaknya tidak mengenal negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Indonesia atau negara-negara Eropa di mana kaum Muslimin merupakan komunitas minoritas. Ekstrimisme tumbuh...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.