Sabtu, April 5, 2025

Keberhasilan Generasi Z dalam Bisnis Mie Soun

Dwi Utami
Dwi Utami
Nama : Dwi Fatwa Utami Gen Z yang ingin belajar bisnis
- Advertisement -

 

Generasi Z dikenal sebagai generasi yang lahir antara tahun 1997-2012, Generasi Z atau yang disingkat dengan Gen Z ini tumbuh di tengah perkembangan pesat teknologi digital. Gen Z ini sering disebut dengan generasi melek teknologi, dimana dalam segala kegiatan yang dilakukan menggunakan teknologi digital bahkan AI. Tidak hanya itu, Gen Z ternyata memiliki minat besar dalam dunia wirausaha dan bisnis.

Mie soun adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung sagu, yang digemari di berbagai kalangan. Biasanya, mie soun ini digunakan dalam hidangan mie soun goreng, soto, bakso atau sup. Mie soun ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan manajemen produksi dan pemasaran yang tepat.

Di tangan generasi Z, mie soun yang pada awalnya dikenal sebagai makanan rumahan atau kuliner tradisional, bisa diubah menjadi peluang bisnis yang menarik. Salah satunya adalah pemuda kelahiran tahun 2001 yang bernama Budiman, dimana beliau tinggal di tengah-tengah perdesaan yang terbilang masih minim informasi terkait teknologi digital. Namun hal tersebut tidak menggugurkan semangat budiman dalam dunia bisnisnya. Ia menekuni dunia bisnis dalam produksi  makanan yaitu “pabrik mie soun” sejak tahun 2023.

Menurutnya berbisnis itu harus diawali dengan tekad yang tinggi dan mental yang kuat. Bisnisnya sukses hingga meraib keuntungan yang besar, dalam satu minggunya budiman bisa mendaptkan laba bersih sekitar 20 juta hingga 25 juta. Yang membedakan pabrik soun milik budiman dengan pabrik soun lainya adalah dalam pembuatan mie soun sudah menggunakan cara modern (tidak lagi tradisional yang kebanyakan menggunakan tenaga manusia dalam pembuatanya), salah satu alat yang ia buat sendiri adalah mixer untuk menghasilkan tepung kanji (sagu).

Dahulu tahap pengelolaan soun dalam pembersihan sagu dan pengelolaanya masih menggunakan cara manual, yaitu dengan bantuan tenaga manusia (diinjak manual dengan kaki), Namun budiman membuat teknologi mixer modern yang mempermudah tenaga kerja bahkan pengelolaan yang sudah terbilang higenis.

Ada beberapa tips yang disampaikan oleh Budiman agar sukses dalam berbisnis :

1. Tekad yang kuat dalam membangun bisnis

Sebuah bisnis harus diawali dengan niat dan tekad yang kuat, ini adalah modal awal dalam keberhasilan membentuk sebuah usaha. Tidak hanya itu, kita harus mempersiapkan mental kita dengan segala resiko yang kita tanggung dalam menjalankan bisnis.

2. Manajemen Pemasaran dan Produksi yang baik

- Advertisement -

Generasi Z sangat terbiasa dengan dunia digital dan media sosial. Banyak pengusaha muda yang memanfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempromosikan produk mie soun mereka. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk mie soun bisa dengan cepat dikenal oleh konsumen di berbagai daerah. Mereka juga menggunakan platform e-commerce untuk memasarkan mie soun dalam bentuk yang lebih praktis, seperti mie soun instan, yang bisa dengan mudah dipesan secara online.

Tidak hanya dengan metode digitalisasi, Budiman juga membuka peluang usaha bagi Gen Z lainya dengan menjadi reseller atau sistem beli produk namun menggunakan nama brand nya sendiri. Dengan demikian, penjualan mie sounya sudah luas hingga ke daerah jabodetabek hingga semarang.

3. Penggunaan Teknologi Modern dalam Proses Produksi

Penggunaan teknologi yang modern dengan bantuan mesin sangat membantu dalam proses produksi mie soun, sehingga dalam satu hari produksi pabrik milik budiman dengan nama “Setya Budi Soun” itu mencapai 3 kuintal.

 

Keberhasilan generasi Z dalam bisnis mie soun adalah contoh nyata bagaimana anak muda Indonesia dapat memanfaatkan peluang dalam sektor kuliner dengan cara yang inovatif dan kreatif. Dengan memanfaatkan teknologi, strategi pemasaran yang tepat, dan produk yang berkualitas, mereka berhasil meraih kesuksesan dalam bisnis yang pada awalnya dianggap sebagai usaha kecil dan tradisional. Keberhasilan ini tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Banyak pengusaha mie soun yang berhasil membuka peluang kerja bagi orang lain, terutama di desa-desa atau daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pangan. Ini menunjukkan bahwa bisnis mie soun tidak hanya bermanfaat bagi pemiliknya, tetapi juga dapat memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.

Dwi Utami
Dwi Utami
Nama : Dwi Fatwa Utami Gen Z yang ingin belajar bisnis
Facebook Comment
- Advertisement -

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.