Sabtu, April 24, 2021

Gerak Serentak Mengendalikan Ketersediaan Pangan

Menenun Kebangsaan, Memahami Kebhinekaan

Tulisan singkat ini diinspirasi oleh hasil diskusi saya dengan mahasiswa dari berbagai jurusan. Segala isi kepala, mulai eksakta, teknik hingga humaniora saya kuliti, dan...

Entrepreneur Days AMIKOM Lumbung Pengembangan Bisnis RCC

Acara Entrepreneur Days AMIKOM menjadi hal yang sangat dinantikan kehadirannya. Terlebih untuk para pengusaha muda yang mulai siap unjuk gigi menampilkan kreatifitas produk mereka....

Akar Politisasi dan Kekerasan Atas Nama Agama

Dalam konteks politik, faktor utama munculnya berbagai gerakan radikalisme agama yang terjadi di dunia Islam, khususnya di Timur Tengah, adalah kegagalan para ulama dan...

Sejarah Kita Mematikan Imajinasi

Beberapa minggu lalu, seorang kawan lama yang sekarang guru sejarah mengirimkan pesan kepada saya. Ia mengungkapkan ketakjubannya menonton film seri The Man in The...
Muhammad Vadyan Fidiavif
Mahasiswa Semester Akhir

Libur tahun baru dan Natal sudah tinggal menghitung hari. Namun, sudah jauh-jauh hari koordinasi pemastian ketersediaan bahan pangan dijalankan pemerintah. Ini cara rutin yang juga dilakukan tahun lalu. Melaluinya, disusun langkah antisipasi segala kendala.

Apalagi, di waktu-waktu jelang akhir tahun, Indonesia sudah memasuki musim hujan. Distribusi harus dipastikan lancar. Khususnya pada daerah-daerah luar Jawa yang memiliki akses keterjangkauan sulit, serta infrastruktur perhubungan yang belum memadai.

Begitu banyak provinsi di Indonesia. Antara satu daerah dengan lainnya tertradisikan saling memasok bahan pangan. Wajar. Sebab nyaris tak ada daerah di Indonesia yang mampu menghasilkan semua jenis bahan pangan dari tanahnya sendiri.

Jika daerah A bisa memproduksi beras dengan melimpah, belum tentu daerah tersebut mampu menyediakan telur dan daging ayam sekaligus. Begitu pula sebaliknya. Terdapat pula daerah yang menghasilkan bahan pangan, namun kuantitasnya tak cukup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Ini berlaku untuk semua jenis tanaman pangan dan bahan pangan lainnya. Bayangkan, ada berapa jenis sayur dan bahan pangan yang dijual di pasar? Bisa jadi, lauk, beras, dan sayur yang kita makan sehari-hari berasal dari daerah yang berbeda.

Sebut saja Kota Balikpapan. Kebutuhan pangannya mayoritas dipasok dari daerah lain. Beras didatangkan dari Jawa dan Sulawesi meskipun sejumlah daerah tetangga memproduksi beras. Sebagian sayur mayur didatangkan dari kabupaten atau provinsi lain.

Kota tersebut juga mengandalkan moda transportasi laut untuk mendatangkan barang dari luar pulau. Jika terjadi kendala pada pengiriman atau pemasok mengubah transportasi pengiriman karena kendala cuaca, maka harga pangan berpotensi naik.

Maka, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah mutlak dibutuhkan. Agar aliran serta waktu distribusi dapat disiasati lebih dini. Termasuk, mengukur masa ketahanan stok bahan pangan di satu daerah.

Jika satu daerah kekurangan pasokan bahan pangan- telur, misalnya, maka pemerintah setempat harus mencari dari daerah terdekat. Termasuk mempertimbangan sarana pengirimannya. Apabila dominan menggunakan moda transportasi sungai atau perairan, maka pemasokan bahan pangan harus dilakukan jauh-jauh hari.

Di sinilah fungsi koordinasi pemerintah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Pemerintah daerah melaporkan kendala yang dihadapi. Lalu pemerintah pusat yang diwakili Kementerian Perdagangan, memberi arahan sekaligus solusi paling efektif untuk memenuhinya. Dilibatkan juga  instansi dari sektor transportasi dan logistik. Mereka bertugas untuk memastikan kelancaran admistrasi pengiriman barang.

Apakah usai rapat, koordinasi terhenti? Tidak. Kepala dinas perdagangan di tiap kota maupun kabupaten lantas rutin melakukannya dengan dinas perdagangan provinsi. Rantai komunikasi ini terus berlanjut hingga ke tingkat kementerian. Semua gerak serentak mengatur pasokan, menjaga stok, serta mengendalikan harga

Secara garis besar, itulah pekerjaan yang harus dilakukan pemerintah. Mereka wajib memastikan distribusi lancar dan bertindak cepat bila terjadi masalah pada ketersediaan bahan pokok.

Muhammad Vadyan Fidiavif
Mahasiswa Semester Akhir
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Toleransi, Kita Perlu Belajar dari Negeri Tolland

Sebelum mulai mendaratkan jemari diatas keyboard laptop, sejenak terlintas dalam pikiran saya sebuah kutipan yang menarik dari buku yang berjudul “Berjamaah (lagi) walau tak...

Terorisme Lahir dari Watak yang Retak

Salah satu musuh terbesar kemanusiaan adalah terorisme. Ia lahir dari watak retak manusia yang dikendalikan hasrat untuk membunuh. Dalam aksinya yang agresif, teroris tak...

Melacak Kesalehan Kultural dan Ikhtiar Keberagaman

“Agama tetap bersifat kemanusiaan, karena bertujuan menuntun manusia mencapai kebahagiaan. Tetapi ia bukanlah kemanusiaan yang berdiri sendiri, melainkan kemanusiaan yang memancar dari Ketuhanan” -Nurcholis Madjid,...

Mencari Teman Masa Pandemi? Why Not, Berikut Tipsnya

Sudah Satu Tahun Pandemi Covid-19 Melanda Indonesia. sekolah-sekolah, kampus, tempat yang bahkan kantor sekalipun harus berkegiatan online. Mahasiswa baru, murid baru dan orang-orang yang baru memulai...

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

ARTIKEL TERPOPULER

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

Melacak Kesalehan Kultural dan Ikhtiar Keberagaman

“Agama tetap bersifat kemanusiaan, karena bertujuan menuntun manusia mencapai kebahagiaan. Tetapi ia bukanlah kemanusiaan yang berdiri sendiri, melainkan kemanusiaan yang memancar dari Ketuhanan” -Nurcholis Madjid,...

Mempertanyakan Wacana Koalisi Partai Islam Oleh PKS dan PPP

Menyatakan bahwa Islam hanya berhubungan dengan kehidupan spiritual, tanpa kita sangkut pautkan sama sekali dengan masyarakat dan negara, mungkin sama jauhnya dari kenyataan dengan...

Puasa Menurut Filsuf Muslim

Selama ini ada anggapan umum yang diterima luas, bahwa nasib filsafat Islam telah berakhir di tangan Ibn Rusyd. Filsuf Andalusia yang mencoba melakukan counter...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.