Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /home/geotimes/wordpress/wp-content/plugins/Plugin/plug.php on line 23
"Eksistensi" Karnaval Seni 16 | GEOTIMES
Jumat, April 16, 2021

“Eksistensi” Karnaval Seni 16

Sayur Genjer Bulan September

adalah sejenis tanaman gulma di sawah atau rawa. Genjer adalah sumber sayuran yang dapat dimakan. Bahasa ilmiah untuk tanaman ini adalah limnocharis flava. ...

Ketika Tsamara Menertawai Hary Tanoe Mencapreskan Jokowi

Dunia politik itu, meminjam judul lagu Iwan Fals, asyik nggak asyik. Kabar mengejutkan datang, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengindikasikan dukungan terhadap Presiden Joko...

Membangun Pariwisata Masa Pandemi

Berkaca dari kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah berkaitan dengan kepariwisataan pada masa pandemi Covid-19 dewasa ini dirasa mengkhawatirkan. Misalnya seperti keengganan dalam menutup pintu masuk...

Film ‘Tilik’ Gambaran ‘Bad Women’ pada Budaya Jawa

Film yang berjudul ‘Tilik’ karya Wahyu Agung Prasetyo tengah naik daun. Film yang berdurasi kurang lebih setengah jam ini memberikan banyak tanda mengenai stereotip...
Rinioktaviasari
Lahir 17 oktober 1998

Karnaval Seni 16 merupakan kegiatan mahasiswa angkatan 16 Institut Seni Indonesia Padangpanjang sebagai wadah ekspresi, kreativitas dalam  berkesenian di lingkungan kampus.

Karnaval Seni 16 berlangsung pada tanggal 22-23 April 2019 bertemakan “ Surat Kabar” dengan tujuan mempersatukan dua fakultas yaitu Seni Pertunjukan dan Seni Rupa Desain. Kegiatan ini di bimbing langsung oleh Susundra Jaya, Sn., Msn. , dosen Prodi Seni Karawitan yang sekaligus menjadi motivator  bagi mahasiswa.

Keberlangsungan acara ini diterima dengan baik oleh pihak Institut. Hal ini terkesan dari pembukaan secara resmi oleh Firdaus, S. St., M.Hum. selaku Pembantu Rektor III dalam kata sambutanya. Kegiatan ini juga mendapat sambutan yang baik dari mahasiswa masing-masing Program Studi di ISI padangpanjang dengan menunjukkan semangat,kekompakan dan partisipasinya dalam acara ini.

Pelaksanaan suatu bentuk kegiatan tentunya tidak bisa terlepas dari dukungan berbagai pihak,begitupun dengan Karnaval Seni 16. Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai kelompok-kelompok kesenian baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus.

Terlihat dari bentuk isian acaranya, pada hari pertama “pawai, bazar, pemeran permorming art, live mural, live music perfomnces, pemutaran film, pertunjukan karya. Dan hari berikutnya pemeran, bazar, performing art, live music performances, puisi/monolog, diskusi, pemutaran film, pertunjukan karya mahasiswa, band dan ditutup dengan karya kalobarasi 16”.

Adapun  dukungan dari media, sarana dan prasarana sampai dengan Sumber Daya Manusia yang ikut ambil posisi sebagai additional. Kemampuan mahasiswa 16 dalam mengorganisir semua sumber daya yang ada, telah dapat sama-sama di lihat dan dirasakan.

Dari pelaksaan kegiatan Karnaval Seni 16 penulis mempunyai suatu pandangan dari perspektif yang berbeda. Tertuju pada rangkaian kegiatan yang belum memberikan inovasi bagi penonton. Acara yang di tawarkan hanya seputar kemampuan masing-masing yang di miliki dan di geluti mahasiswa perjurusan.

Salah satu kegiatan yang mampu mengusung hal tersebut yaitu karya kalobarasi 16. Berbagai karya di tampilkan dalam satu panggung secara beruntun, Mahasiswa jurusan tari menampilkan tarian yang di kuasainya, begitupun mahasiswa dari jurusan lain.

Jika penamaannya kalobarasi, kenapa mahasiswa  harus mampilkan apa yang di kuasainya? Pelaku seni seharusnya mampu menguasai bidang kesenian yang lain sehingga bisa menyujuhkan  penampilan  acara yang berbeda. Dan bisa menjadi ajang kreatifitas bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan (talent) berbeda  dari bidang kesenian yang digelutinya selama ini.

Terlepas dari rangkaian acara dalam pelaksanaan kegiatan, Karnaval Seni 16 masih diadakan dilingkungan kampus hal itu tidak sesuai dengan konteks judul kegiatan. Dalam artian sempit, karya-karya seni yang disuguhkan belum mempunyai daya tarik lebih jika hanya mengutamakan penikmat di lingkungan seni. Kegiatan akan terkesan biasa-biasa saja  bagi mahasiwa angkatan lain.

Seharusnya karnaval diadakan di tengah- tengah masyarakat. Masyarakat awam tentunya bisa mendapatkan suatu hiburan  sekaligus tahap sosialisasi kesenian yang ada dan dipelajari oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia Padangpanjang selama kuliah.

Gebrakan ini mampu meningkatkan apresiator masyarakat terhadap kesenian yang berkembang. Hendaknya kegiatan ini juga menjadi muatan pemicu kreatifitas bagi mahasiswa angkatan lain untuk menyelenggarakan kegiatan yang sama. Sehingga mahasiswa mampu menjadi inovator bagi masyarakat. Tanpa melupakan eksistensi acara yang di buatnya dan pelaku seni yang terlibat

Rinioktaviasari
Lahir 17 oktober 1998
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Daniel Dhakidae, Kekuasaan dan Pelanggaran HAM

“Kekuasaan yang tidak memiliki kehormatan, tidak akan pernah mampu menghadirkan keadilan.” Ungkapan yang keras, menohok hati itu diucapkan oleh Bung Daniel Dhakidae awal tahun 2020...

Generasi Z dan Radikalisme Beragama

Peristiwa ledakan bom di Gereja Katedral Kota Makassar pada 28 Maret 2021 lalu, menggegerkan masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena jenis ledakan yang masuk kategori...

Memandang Terorisme Melalui Evolusi Kultural

Bangsa Indonesia tengah dikejutkan dengan serangkaian serangan terorisme seperti ledakan bom di Gereja Makassar dan serangan ke Mabes Polri. Terorisme setidaknya telah merenggut 21.000...

Peran Besar Generasi Milenial Menuju Indonesia Maju

Menurut data Badan Pusat Statistika (2020), Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi yaitu sekitar 270 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduknya sebesar 1,25%...

Dua Sisi Media Digital Terhadap Budaya Lokal

Mari kita mulai membaca dan sambil memperhatikan sekitar kita tentang Media,Budaya, dan Jati Diri. Mungkin kita sudah mengetahui istilah Globalisasi. Globalisasi itu ditandai dengan...

ARTIKEL TERPOPULER

Gagalnya Kudeta Terhadap Raja Yordania?

Pada 4 April 2021, Panglima Militer Yordania, Mayjen Yousef Huneiti menyatakan bahwa pihaknya telah meminta secara resmi Pangeran Hamzah untuk menghentikan semua kegiatan atau...

Eren Yeager, Kesadaran dan Kebebasan

Pemberitahuan: esai ini terdapat cuplikan cerita Attack on Titan (AoT) episode 73. Pada musim akhir seri AoT, Eren Yeager tampil dengan kondisi mental yang jauh lebih...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Memandang Terorisme Melalui Evolusi Kultural

Bangsa Indonesia tengah dikejutkan dengan serangkaian serangan terorisme seperti ledakan bom di Gereja Makassar dan serangan ke Mabes Polri. Terorisme setidaknya telah merenggut 21.000...

Peran Besar Generasi Milenial Menuju Indonesia Maju

Menurut data Badan Pusat Statistika (2020), Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi yaitu sekitar 270 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduknya sebesar 1,25%...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.