Rabu, April 21, 2021

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Kongkalikong Para Elite pada Peristiwa 22 Mei

Saya Masygul. Kerusuhan kemarin itu memakan delapan nyawa. Tujuh ratus lebih orang terluka. Ratusan milyar atau mungkin trilyunan kerugian yang diderita kalangan bisnis. Padahal...

Kenapa Article 6 Gagal Disepakati di COP 25?

Empat tahun yang lalu, eforia dunia terjadi saat Paris Agreement atau Kesepakatan Paris akhirnya berhasil disepakati.  Ini adalah perjanjian multilateral yang paling banyak negara...

Pidato Nadiem yang Energik tapi Mengecewakan

Nadiem Makarim seperti melakukan perubahan besar dalam pendidikan. Dia seperti ingin berbeda dari menteri-menteri sebelumnya. Paling tidak, pada pidato Hari Guru, Nadiem Makarim tidak...

Warga Jawa Barat : Antara Kebodohan Illuminati dan Hilangnya Agenda Publik

Selain Ideas of March, maka film politik, tepatnya film konsultan komunikasi politik, yang membuat saya terkesan adalah “Our Brand is Crisis”. Film tentang kiprah...
Syahdan Cahya Nugraha
Street Photographer

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 – 1918) wilayah Palestina – Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang kaum Zionis untuk mendirikan negara Israel pun semakin terbuka lebar.

Hingga tahun 1948 ketika Mandat solusi 2 wilayah melalui PBB membagi Palestina tersebut menjadi 2 antara Yahudi dan Arab dengan Yerusalem berada dalam kendali Internasional/Wilayah Netral Rencana tersebut di beri julukan Pembagian Palestina atau Resolusi 181.

Namun bangsa Arab menolak rumusan tersebut hingga terjadinya perang antara Bangsa Arab dan israel seperti The Six Day War yang berlangsung dari tanggal 5-10 Juni 1967. perang antara Bangsa Arab (Mesir, Suriah, Yornadia, Iraq) dan Israel. Dan diakhiri dengan kemenangan Israel yang mengakibatkan penyusutan wilayah Palestina.

Lalu apa hubungannya hal tersebut dengan Kita?

Pada tahun 1955 sebanyak 29 negara mengadakan konferensi Asia-Afrika, dan Palestina ikut serta dalam konferensi yang dunia Barat kenal sebagai Bandung Spirit. Tujuan utama negara – negara Non blok tersebut salah satunya ialah menghapus penjajahan diatas dunia.

Namun hingga kini Palestina tidak kunjung merdeka meski 137 Negara di dunia mengakui Palestina sebagai negara berdaulat, bahkan sampai saat ini Palestina belum menjadi anggota tetap PBB, hanya menjadi tamu undangan tetap. Dengan pendapatan rakyat Palestina hanya berkisar rata-rata 2 dollar per hari, sebuah krisis yang enggan kita lalui.

Sebagai Negara islam terbesar di dunia sudah selayaknya kita peduli kepada Palestina, bila bukan sesama agama pun kita dituntut untuk peduli atas nama kemanusiaan.

Syahdan Cahya Nugraha
Street Photographer
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Enigma dalam Bukit Algoritma

Narasi 4.0 telah membawa kita semua ke sebuah era di mana digitalisasi semakin menjamah di segala aspek kehidupan. Hal ini membuat terdorongnya beragam inovasi-inovasi...

Memikirkan Ulang Sistem Parlementer

Setelah lima pemilihan umum berjalan demokratis, saatnya kita bicara tentang bagaimana cara memperkuat demokrasi dan melahirkan stabilitas kebijakan dan politik jangka panjang. Inilah saat paling...

Kesadaran Komunikasi Antarbudaya di Era Digital

Membangun diskursus mengenai komunikasi antarbudaya (intercultural communication) selalu menjadi hal yang menarik untuk dikaji dan bukan pula fenomena baru. Terlebih,  di tengah pesatnya perkembangan...

Serangan Siber Israel di Pusat Pengembangan Nuklir Iran

Pada 12 April 2021, Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran/Atomic Energy Organization of Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi, mengkonfirmasi terjadi ledakan di bagian fasilitas pengayaan...

Tadarus Etika: Konsep, Kerja, dan Tunjang

Allah memperkenankan kita bertemu sekali lagi dengan bulan suci umat Islam, Ramadan 1442 H. Kian tahun kebutuhan manusia akan etika semakin kuat. Integritas melangka:...

ARTIKEL TERPOPULER

Kegiatan Di Bulan Suci Ramadhan Sesuai Pancasila

Indahnya bulan suci ramadhan tahun ini disambut suka cita oleh seluruh umat Islam dari Indonesia, luar negeri dan seluruh dunia setiap tahun. Dari hasil...

Belajar di Sekolah Kembali? Mari Kurangi Kekhawatiran Kita

Pemerintah Indonesia berencana membuka sekolah lagi di bulan Juli 2021. Ini kabar menggembirakan, mengingat bahwa bagi beberapa anak, pendidikan adalah satu-satunya jalan keluar dari...

Malam yang Panjang di LBH dan Dendam Imajiner yang Lebih Panjang

Minggu, 17 September 2017. Hari itu, saya kira saya hanya akan menghabiskan malam dengan makan bersama orang terkasih. Seperti hari-hari Minggu pada wajarnya, romantis...

Memikirkan Ulang Sistem Parlementer

Setelah lima pemilihan umum berjalan demokratis, saatnya kita bicara tentang bagaimana cara memperkuat demokrasi dan melahirkan stabilitas kebijakan dan politik jangka panjang. Inilah saat paling...

Puasa Menurut Filsuf Muslim

Selama ini ada anggapan umum yang diterima luas, bahwa nasib filsafat Islam telah berakhir di tangan Ibn Rusyd. Filsuf Andalusia yang mencoba melakukan counter...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.