Selasa, Mei 18, 2021

Kebebasan Berpendapat Masih Rancu

Tentang Gairah Nyinyir yang Tak Sudah-sudah

Bagaimana kita bisa menjelaskan sebuah tubuh bisa membuat seisi negara membicarakannya.   Dari peristiwa VA ini, kita bisa menyaksikan betapa kekuasaan mampu menggapai, menembus dan...

Anthony Bourdain, Mengajak Berempati dengan Mencicipi Makanan

Tidak banyak acara TV Amerika yang saya suka. Saya jarang menonton TV. Selama beberapa tahun terakhir saya malah tidak punya TV. Namun, lewat satu...

Membangun yang Pernah Patah

"Pemikiran selalu ada, tetapi tidak semua dalam bentuk yang rasional" kutipan surat dari Marx kepada Arnold Ruge di Dresden. Tulisan singkat ini lahir dari opini...

Pemenang Indonesian Idol 2018 Adalah Kita

Jokowi-JK saja boleh mengklaim diri mereka adalah kita, mengapa kita tak boleh mengklaim Maria pemenang Indonesian Idol 2018 demikian? Klaim adalah kunci. Kalau tidak...
Bagas Pamungkas
Seorang pemuda biasa yang cinta menulis berbagai macam hal

Kebebasan berpendapat merupakan sebuah bentuk kebebasan yang mutlak bagi setiap manusia. Tapi belakangan ini kebebasan itu sering menjadi penyebab perpecahan. Bagaimana bisa kebebasan yang seharusnya menjadi hak setiap orang justru serasa menjadi sesuatu yang rancu.

Setiap orang bebas mengutarakan pendapatnya tentang apapun itu karena setiap orang mempunyai pemikiran yang beragam. Terkadang setiap individu belum bisa menerima perbedaan dalam berpendapat. Alhasil setiap kali muncul pendapat yang berbeda akan menghasilkan reaksi yang tidak normal.

Perbedaan pendapat bukan selamanya tentang kebenaran dan kesalahan. Sesorang yang mengutarakan pendapat hanya ingin menyalurkan pemikiran saja terlepas dari itu benar atau salah. Selama tidak melanggar norma apapun pendapat sesorang harus benar-benar dihargai.

Dari beragam pendapat yang ada, proses sosial dan diskusi menjadi lebih menarik. Karena akan ada kesepakatan disana antara dua atau lebih pendapat. Dari situ akan muncul hasil pendapat yang paling relevan. Tidak seharusnya pendapat yang berbeda menjadi titik perpecahan. Pisahkan terlebih dahulu antara benar dan salah dalam berpendapat. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi kebebasan berpendapat.

Banyak orang yang enggan untuk menyampaikan pendapat karena takut akan menyinggung orang lain atau suatu kelompok. Memang kebebasan berpendapat dan ketersinggungan memiliki batas yang sangat tipis. Namun bukan berarti kebebasan berpendapat menjadi terkekang hanya karena terganggu oleh ketersinggungan orang lain.

Selama masih dalam tujuan untuk menyampaikan apa yang ada dipikiran bukan menjadi masalah. Apalagi jika pendapat sesorang tidak mengandung unsur SARA. Tersinggung juga merupakan hak namun sesorang juga bisa memilih untuk tersinggung atau tidak dengan pendapat orang lain.

Bagas Pamungkas
Seorang pemuda biasa yang cinta menulis berbagai macam hal
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Hari Buku Nasional, Budaya Literasi Kita Masih Rendah!

Dalam sebuah video perjalanannya, Fiersa bersari pernah mengucapkan perbanyaklah membaca buku, supaya pertanyaan bagaimana cara menulis tidak perlu diucapkan lagi. Suatu ungkapan yang menekankan...

Biografi dan Cara Berpikir Hamka (Bagian 1)

Sabtu pagi, 8 Juni 2013, Prof. James R. Rush dari Arizona State University, berkunjung ke tempat tinggal saya di Jakarta, untuk bertukar pikiran tentang...

Rasa Kemanusiaan Tidak Mengenal Batas Negara

Nampak aneh jika ada seorang manusia bisa berbuat baik tanpa ada alasan apapun dibelakangnya. Itu pikiranku dulu, ternyata hal itu pernah terjadi setelah aku...

Nasib Korban Kejahatan Seksual di Indonesia

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh ValueChampion tahun 2019, Indonesia disebut sebagai negara kedua di kawasan Asia Pasifik yang paling berbahaya untuk wisatawan wanita. Bagi...

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

ARTIKEL TERPOPULER

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Strategi Mengikis Angka Golput

Golongan putih (Golput) atau perilaku non-voting (orang-orang yang tidak menggunakan hak pilihnya) masih menjadi bayang-bayang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Padahal, pesta demokrasi ini akan diselenggarakan...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Rasa Kemanusiaan Tidak Mengenal Batas Negara

Nampak aneh jika ada seorang manusia bisa berbuat baik tanpa ada alasan apapun dibelakangnya. Itu pikiranku dulu, ternyata hal itu pernah terjadi setelah aku...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.