Senin, Mei 17, 2021

Bahlil, Konglomerat, dan Pemerintah

Nalar Anomali Basuki

Baginya, tak ada kesantunan yang harus ditunjukkan di hadapan orang- orang yang dianggapnya koruptor dan perampok uang rakyat. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merupakan...

HMI dan Kongres 3 Miliar

Puthut EA, penulis dan pemilik Mojok.co, hari ini menohok Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan tulisannya yang satir. Ini cuma satu dari sekian banyak cibiran...

Inovasi Luar Biasa KAI: Tiang Jemuran di Stasiun

Belakangan terdapat sejumlah topik yang hangat bahkan panas diperbincangkan. Sebut saja, misalnya, Ignasius Jonan yang tiba-tiba naik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral...

Aku Perempuan, Aku Memilih Jokowi

Selayaknya kebanyakan perempuan di negeri ini, aku selalu menjadi kelas dua dalam sistem sosial dan budaya di negeri yang masih sangat patriarkis ini. Kami...
Avatar
Arief Rosyid
Ketua Umum PB HMI 2013-2015 dan Seorang Dokter

“Saya titip satu saja kepada bapak/ibu sekalian, saatnya kita kolaborasi dengan pengusaha kecil dan menengah. Bapak/Ibu harus menggandeng mereka, karena dengan seperti itulah semangat gotong royong akan hadir dan mengurangi kesenjangan yang terjadi”.

Begitulah seorang Bahlil Lahadalia menutup sesi bincang-bincang investasi di hadapan ratusan pengusaha besar pagi kemarin. Dia hadir di tengah hamparan bangunan gedung, jalan, dan segala fasilitas lain yang mulai terbangun di Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Para konglomerat ini dengan sangat antusias bertanya bagaimana agar segala investasi yang ingin dilakukan peroleh insentif dan dukungan oleh pemerintah. Tentu saja dengan lugas Bahlil selalu memberi jawaban yang memuaskan mereka.

Tak terhitung decak kagum dan aplaus diberikan mereka setiap kali Bahlil merespons pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Sesekali mereka berbisik, kemudahan seperti ini yang kita butuhkan.

Tengah malam sebelumnya, saya peroleh pesan dari Bendum HIPMI Cici Hilda agar merapat ke acara “Support PINK – Run 4 Cancer” besok hari. Infonya Menteri BKPM hadir, kalau abang menteri ada ya kita temenin, tutupnya.

Setelah cuaca tak begitu ramah pagi itu, iring-iringan mobil seketika berbelok menuju ke sebuah gedung pertemuan dimana ratusan konglomerat telah menunggu. Agenda peresmian jembatan yang semula menjadi rencana, dipindahkan dan langsung ke acara selanjutnya “Bincang-Bincang Investasi Bersama Bpk Bahlil Lahadalia, SE (Kepala BKPM)”.

Saya mendengar dari awal acara tersebut, mulai dibuka hingga ditutup oleh moderator Evelina Setiawan. Sahut menyahut antara para konglomerat dengan seorang anak kampung dari Papua, diantaranya tentu saja ramai gelak tawa dan tepuk tangan.

Tampak mulai dari pemilik Agung Sedayu, Lippo, Advan, Krisna, Ace Hardware, dan banyak merk terkemuka lainnya. Selama ini saya sendiri hanya sekedar mendengar nama-nama besarnya, sesekali mampir menyaksikan langsung kemewahan gedung-gedungnya.

Anak kampung dari Papua itu meski tak sendiri (termasuk saya, Bendum HIPMI, Bang Wisnu, Bang Rizal, dan Bang Umar), datang bersama beberapa staf yang menemaninya. Seperti kisah David dan Goliath, Ia tak gentar sedikitpun.

Nyalinya menyeruak, penuh percaya diri berhadapan dengan konglomerat-konglomerat tersebut. Ke-pede-an ini tentu saja ia peroleh karena jam terbangnya yang panjang, mulai dari bawah hingga kini berada diposisi penting di Republik ini.

Berkali-kali saya mengutip dari World Economic Forum tentang sepuluh skill yang dibutuhkan di masa depan adalah complex problem solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligence, judgement and decision making, service orientation, negotiation, & cognitive flexibility.

Keahlian ini lengkap dimiliki Bahlil, meski ia tak sekolah dikampus ternama, tapi ia menempa dirinya di dua kawah candradimuka terbaik, HMI dan HIPMI. Keberaniannya dalam bersikap dan keuletannya dalam bekerja menunjukkan tempaan demi tempaan yang dihadapi selama ini tidak sia-sia.

Bahlil anak kampung dari Papua (meski berdarah Maluku dan Sultra, tapi karena ia besar dan menjadi seperti sekarang karena berjuang dari Papua) adalah sosok yang menginspirasi jutaan anak muda. Kehadirannya dalam langgam kekuasaan memberi warna sendiri.

Hal inilah yang menurut saya, mampu membuat Presiden Jokowi memberi kewenangan yang besar kepada Bahlil. Yang teranyar adalah Perpres No. 24 tahun 2020 tentang BKPM, lewat Perpres ini Presiden mengubah status BKPM menjadi lembaga di bawah pemerintah.

Sebelumnya ada juga Perpres No. 7 tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha yang memberi kekuasaan penuh kepada BKPM untuk mengurus segala jenis perizinan usaha hingga membantu mengeksekusinya.

Tentu Bahlil tak sempurna, figurnya juga ada kontroversi. Tak sedikit perkataan dan sikapnya peroleh kritik, kadang-kadang ia tak mampu mengerem apa yang ada dalam pikirannya saat itu juga.

Selain media juga yang kadang hanya fokus pada kesalahan tersebut untuk peroleh klikbait, tentu sebagai seorang publik figur seperti Bahlil harus tetap berhati-hati dengan segala tindak tanduknya.

Setiap perkataannya akan menjadi fatwa dan setiap perbuatannya akan menjadi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia. Termasuk keberpihakannya pada ummat dan bangsa yang secara konsisten ia tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bahlil dikenal sebagai seorang abang yang mau menolong. Ia tak sekedar loyal, juga sekaligus royal apalagi soal perkaderan dan pendidikan. Meski kadang butuh diingatkan berkali-kali jika ia berjanji, tentu saja bukan karena ia ingkar tapi karena bebannya kian hari kian bertambah.

Kami akan selalu mendoakan dan mendukung, agar ia mampu melaksanakan amanah dengan sebaik-baik dan sebenar-benarnya.

Avatar
Arief Rosyid
Ketua Umum PB HMI 2013-2015 dan Seorang Dokter
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Individualisme dan Kecenderungan Nalar Eksploitasi

Sebelum Siddhata Gautama mencapai puncak pencerahan nirwana. Di masa kecilnya, ia pernah diajak ayahnya untuk menghadiri aktivitas pembajakan tanah yang oleh masyarakat setempat, dianggap...

Resolusi Kemandirian Pangan

Beberapa waktu yang lalu terjadi kegaduhan akibat statemen yang dilontarkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tentang rencana impor beras. Sejumlah kalangan kemudian bereaksi dan memberikan...

Diskursus Proporsionalitas Pidana dalam Kebijakan Formulasi Sanksi Pidana

Pada bulan Maret lalu, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyampaikan laporan terkait pembahasan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021. Dalam laporan tersebut disampaikan...

ARTIKEL TERPOPULER

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Strategi Mengikis Angka Golput

Golongan putih (Golput) atau perilaku non-voting (orang-orang yang tidak menggunakan hak pilihnya) masih menjadi bayang-bayang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Padahal, pesta demokrasi ini akan diselenggarakan...

Enzo Allie dalam Polemik Denny Siregar dan Birgaldo Sinaga

Baru-baru ini media sosial kita diramaikan dengan kehadiran sosok pemuda blasteran Indonesia-Perancis yang mendaftar sebagai taruna akademi militer (Akmil). Pada awalnya, pemuda bernama Enzo Allie...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.