OUR NETWORK
From Korea With Love Concert
Selasa, Desember 6, 2022
From Korea With Love Concert

Jusuf Kalla Minta Golkar Satu Suara di Pilgub Jabar

Persona, Shadow dan Kita

Penyalahgunaan Hak Atas Dwangsom

From Korea With Love Concert

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan ketika pembukaan Indonesia Development Forum yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Australian Department of Foreign Affair and Trade, di Jakarta, Rabu (9/8). Indonesia Development Forum yang diikuti berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri untuk membahas dan mencari pemecahan permasalahan pembangunan Indonesia tersebut mengangkat tema Memerangi Ketimpangan untuk Pertumbuhan yang Lebih Baik. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/kye/17

Jakarta, 22/8 – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Partai Golkar harus satu suara soal Pilkada Jawa Barat 2018, mengingat yang saat ini terdapat dua nama kandidat yakni Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi.

Menurut Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Selasa, pada akhirnya nanti Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar akan menentukan siapa yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2018.

Ia mengatakan perbedaan pendapat di dalam internal partai biasa terjadi namun harus segera diakhiri.

“Tetapi yang menentukan akhirnya adalah Ketua Umum dan Sekjen. Golkar harus satu suara, tidak mungkin dua,” kata Kalla.

Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia 1 Jawa-Sumatera Partai Golkar, Nusron Wahid mengusulkan nama Ridwan Kamil untuk diusung dalam Pilkada Jabar 2018. Namun, nama lain yang juga muncul dari internal partai adalah Dedi Mulyadi yang merupakan kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pada pekan lalu di sela-sela Rakernas Partai Golkar, Nusron menyatakan Partai Golkar masih membuka pintu untuk bakal calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Nasdem tersebut.

Bukan hanya nama Ridwan Kamil, nama Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan anggota DPR Daniel Muttaqien juga disebut sebagai calon alternatif pendamping Ridwan.

Pernyataan tersebut ditanggapi oleh Pengurus Partai Golkar Majalengka, Jawa Barat, Endin Saepudin yang meminta Nusron Wahid tidak melemparkan wacana gaduh yang bisa berdampak terhadap konsolidasi internal Partai Golkar Jabar menjelang Pilkada Jabar 2018.

Endin, saat berkunjung ke Purwakarta, Sabtu (19/8), mengatakan bahwa dirinya menyayangkan peryataan tersebut, terlebih membuka peluang calon Gubernur Jawa Barat dari luar Partai Golkar.

“Janganlah membuat gaduh dan melempar pernyataan yang kontraproduktif. Apalagi membuka peluang calon Gubernur Jawa Barat dari luar Partai Golkar,” kata Endin.

(Sumber: Antara)

Facebook Comment

POLIKLITIK

- Advertisement -

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.