Minggu, Mei 9, 2021

Ide Ahok Bangun Rusun untuk Prajurit Dipertanyakan

Jakarta Fair Menjadi Destinasi Liburan dan Berbelanja Lebaran

Digelar bertepatan dengan datangnya hari raya Idul Fitri, Jakarta Fair Kemayoran 2018 selalu menjadi salah satu tujuan wisata dan berbelanja kebutuhan Lebaran. Area Jakarta...

RUU Pertembakauan Diharapkan Menjadi Solusi

Tembakau  adalah komoditas primadona di Indonesia. Di Indonesia, ada kurang lebih 267 ribu hektare lahan tembakau. Industri rokok juga mempekerjakan puluhan juta orang di...

Pemerintah dan DPR Harus Serius Selesaikan RUU Penyiaran, ITE dan RTRI

Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Sahabat untuk Informasi dan Komunikasi yang Adil (SIKA) mendesak pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat agar lebih serius dalam...

Menkominfo Ajak Tokoh Agama Tangani Konten Negatif di Media Sosial

Jakarta, 27/7 - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersafari menemui para pemuka berbagai agama guna membahas penanganan konten negatif di media sosial. "Konten negatif tidak...
Avatar
Reja Hidayat
Reporter GeoTIMES.

Ilustrasi. Dokumentasi Yunzipur.
Ilustrasi. Dokumentasi Yonzipur.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok berencana membangun rumah susun bagi prajurit TNI yang bekerja di Jakarta. Pembangunan itu untuk membantu operasional prajurit TNI yang tinggal di luar Jakarta. Namun, rencana itu dipertanyakan beberapa pihak.

Apung Widadi, Koordinator Investigasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), menilai rencana Ahok itu bukan prioritas pemerintah DKI Jakarta. Pasalnya, rencana tersebut tidak ada dalam anggaran APBD DKI Jakarta 2015.

“APBD DKI Jakarta seharusnya untuk kepentingan publik, seperti membangun kampung miskin. Bahkan Jakarta masih banyak orang miskin. Jadi, lebih baik dana itu untuk mereka,” kata Apung di Jakarta, Selasa (27/10).

Apung juga mempertanyakan hitung-hitunganya seperti apa sehingga Ahok memutuskan membangun rusun bagi prajurit TNI. Kalau masalah prajurit, itu urusan pemerintah pusat. Karena itu, katanya, pemerintah DKI Jakarta jangan melangkahi pemerintah pusat.

FITRA menilai pembangunan rumah susun akan menghabiskan anggaran ratusan miliar sehingga ada dugaan pemerintah ingin menghabiskan anggaran 2015. Hal itu bisa dilihat dari penyerapan anggaran DKI Jakarta yang sangat rendah, sekitar 27-35%, pada kuartal III Oktober.

Pihaknya tak menampik bahwa daerah lain memiliki dana hibah untuk lembaga vertikal seperti TNI dan Polri. Akan tetapi dana hibah tersebut masih dalam bentuk wajar, seperti biaya membantu proses kerja dan keamanan sekitar ratusan juta di Jawa Timur. Namun, kalau jumlahnya sudah sampai ratusan miliar tidak perlu. Apalagi dalam bentuk fisik pembangunan.

“Memang, untuk akuntabilitas dana hibah kurang jelas. Tapi yang lebih tidak jelas lagi lembaga sosial atau kemasyarakatan yang abal-abal,” ujar Apung.

Adapun pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai, selama dana pembangunan rumah susun prajurit itu masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta tidak masalah. Dengan adanya APBD itu, pemerintah tetap harus mendapat persetujuan dari DPRD. Jika tidak, maka dana itu tidak bisa cairkan.

“Persetujuan DPRD itu agar tidak menyalahi aturan saja,” tegas Agus. Dia juga menekankan bahwa tak hanya dana APBD yang harus disetujui DPRD, tapi juga dana hibah karena jumlahnya besar. “Tidak bisa asal-asalan. Kalau tiba-tiba muncul dana tersebut, ya tidak bisa.”

Seperti diberitakan Ahok semula akan membeli helikopter pemadam api agar kebakaran di Jakarta bisa cepat ditangani, terutama di wilayah padat penduduk. Dananya dari APBD. Karena ditolak Presiden Jokowi, anggaran tersebut Ahok manfaatkan untuk membantu operasional prajurit. “Kami fokuskan untuk membangun rumah susun bagi prajurit,” tutur Ahok.

Tujuannya tak lain menampung prajurit yang tinggal di luar Jakarta. Rusun juga mendekatkan prajurit ke lapangan. “Prajurit juga akan cepat kalau bertindak.”

Jauh sebelumnya Ahok juga berencana membangun rumah susun sederhana atau rusunami untuk pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta. Namun, alih-alih rencana tersebut terwujud, kini Ahok berencana membangun rumah susun untuk prajurit.

 

Avatar
Reja Hidayat
Reporter GeoTIMES.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Albino: Mistik dan Ide Kuno

Pada tahun 2018, National Geographic mengeluarkan laporan yang menyuarakan adanya sikap diskriminasi terhadap Albinisme. Sejatinya, Albino merupakan sebutan kepada orang-orang yang memiliki perbedaan genetik...

Mudik: Tradisi Nasional Indonesia

Aktivitas masyarakat di Indonesia yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan selain menjalankan puasa adalah melakukan perjalanan mudik dan kemudian berlebaran di kampung halaman. Puasa...

Penerapan Asas Itikad Baik dalam Perjanjian Jual Beli Tanah

Jual beli merupakan salah satu perjanjian bernama, jual beli ini adalah perjanjian yang paling banyak dipakai masyarakat baik oleh masyarakat bisnis maupun bukan bisnis....

Idealitas Tata Kelola Perpustakaan

Perpustakaan sebagai pusat informasi menjadi salah satu media yang dituju oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi melalui literatur melalui bahan pustaka tercetak. Meskipun teknologi semakin...

Negara dan Usaha Pemajuan Kebudayaan

Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang multikultural dengan pusparagam kebudayaannya yang sangat melipah ruah, dari ujung Sabang di Aceh sampai tanah Merauke di Papua...

ARTIKEL TERPOPULER

Khotbah Idulfitri: Inikah Ramadan Terakhir Kita?

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا Ramadan berlalu dan kita masih duduk termangu. Apa saja yang telah kita lakukan...

Penerapan Asas Itikad Baik dalam Perjanjian Jual Beli Tanah

Jual beli merupakan salah satu perjanjian bernama, jual beli ini adalah perjanjian yang paling banyak dipakai masyarakat baik oleh masyarakat bisnis maupun bukan bisnis....

Negara dan Usaha Pemajuan Kebudayaan

Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang multikultural dengan pusparagam kebudayaannya yang sangat melipah ruah, dari ujung Sabang di Aceh sampai tanah Merauke di Papua...

Beberapa Kesalahan Berpikir Kita

Proses berpikir merupakan salah satu komposisi dari pola aktifitas manusia dalam kehidupan, sekaligus menjadikan nya sebagai prestise seseorang agar terhindar dari segala bentuk keterasingan...

Agility di Pertamina

Membaca berita mengenai pengangkatan direksi Pertamina dengan tagline lebih agile, fokus, dan cepat, menggoda penulis untuk kembali mengulas kebijakan-kebijakan pemerintah dari kacamata agile. Pertama kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.